Elok wahyu Widayatri

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Kenangan dari hotel Alium

KENANGAN DARI HOTEL AILUM

Oleh : Elok Wahyu Widayatri

Berangkat pagi- pagi buta sehabis subuh berniat untuk menimba ilmu tentang menulis buku Nun jauh disana di ujung barat pulau jawa dengan penuh semangat dan harapan untuk menjadi penulis handal. Sesamapai di bandara suta “tolah toleh” mencari angkutan menuju hotel Allium di Tangerang, Setelah cukup lama menunggu akhirnya ketemu angkutan yang cukup murah untuk ukuran Jakarta. Sesampai di hotel langsung mendaftar ke panitia yang menyambut dengan ramah, sambil ditanya tetek bengek perlengkapan yang harus di bawa. Istirahat sebentar setelah makan siang, acara pembukaan dimulai. Terus terang masih cukup lelah tapi aturan mengharuskan kami mengikuti acara pembukaan oleh direktur Pembinaan GTK Paud dan Dikmas yang diwakili oleh Nasrudin. Dalam sambutannya Nasrudin mengatakan llatar belakang diadakannya Bimtek ini “ masih banyaknya Pamong Belajar golongan IV/b yang tidak bisa naik ke IV/c karena kurangnya unsur pengembangan profesi “ . Pada akhir sambutannya Nasrudin mengatakan pada akhir acara akan dipilih hasil karya terbaik dari kegiatan ini. Setelah pembukaan selesai dilanjutkan dengan pengisian materi kebijakan. Dengan terkantuk kantuk berusaha mengikuti acara pada sesi pertama. Sedikit lega ketika sesi pertama selesai. Bukan karena materi tidak menarik namun karena rasa lelah setelah perjalanan yang cukup jauh

Sehabis salat maghrib dan makan malam, materi sesi kedua dimulai, dengan semangat membara kami mengikuti acara demi acara dengan penuh harap. Akhirnya sesi belajar menulispun tiba, ditunjukkan oleh pemateri , orang – orang yang sukses menjandi penulis setelah mengikuti diklat ini yang dari sebelumnya tidak bisa menulis sama sekali. Semangat kamipun semakin membara, terbayang di pelupuk mata menjadi penulis handal seperti mereka.

Ketika ada kesempatan untuk menampilkan karya, dengan semangat kami memberanikan diri untuk membedah karya kami dan Alhamdulillah banyak kalimat yang harus direvisi. Kamipun berfikir, untuk menjadi penulis handal memang harus berani salah, tidak lekas putus asa dan selalu siap menerima masukan dari orang lain terutama para penulis yang sudah sukses duluan.

Ditengah kesibukan kami belajar, untuk menghilangkan rasa jenuh kami gunakan untuk berselfi ria bersama teman- teman sesama peserta yang datang dari hampir seluruh wilayah Indonesia.

Sampai hari ke 3 kami tambah semangat untuk menjadi penulis dengan bimbingan para mentor yang dengan sabar mendampngi kami dengan sabar dan tanpa lelah. Kelas terasa hening semua peserta sibuk dengan lap top masing- masing, hanya kadang – kadang terdengar penjelasan mentor tentang apa yang perlu kita tulis, atau pertanyaan para peserta kalau ada kesulitan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

search